Sunday, May 1, 2011

jangan putus asa





Dunia ini adalah tempat untuk mencari ridho Allah yang selalu menghampar di belahan dunia lainnya. Kadang kita merasakan letih hati, tak puas hati bahkan putuh asa. Namun itu hanya sesinggah sementara dihati kita karena kita harus lanjutkan segala perjuangan yang yang semakin memuncak pada hari yang pasti yaitu dimana akhirnya kita kan bisa temukan arti kehidupan ini. Kita harus mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi nanti karena untuk perjalanan nanti kita akan temukan susah payah bahkan lebih dari kata ini ( putus asa ).
Firman Allah S.W.T :
“Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu,,,". (QS. At taubah : 46)

Kita tau bahwa jiwa ini tak sekuat besi dan tak setegar batu karang, namun kita sebagai orang yang beriman dan bertakwa tidak lah merasa diri kita lemah dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita.
Seperti firman Allah S.W.T. :
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya….” (QS. Al baqarah :286)

Dengan segala kemampuan kita yang kita miliki hendaklah kita perkuat keimanan kita untuk menjadi insan yang tangguh dan tidak mudah berputus asa atas apa yang telah Allah berikan pada kita karena Allah meyakinkan pada diri anda bahwa diri anda yang memiliki kekuatan dan keteguhan hati untuk menjalani semua ini:
 firman Allah menyebutkan :
Mereka menjawab: "KITA ADALAH ORANG – ORANG YANG MEMILIKI KEKUATAN DAN JUGA MEMILIKI KEBERANIAN yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan". (QS. An naml:33)

Karena segala sesuatu didunia ini telah dijadikan untuk diri kita ,dan diberikan jalan kemudahan bagi diri kita sendiri tentunya : yang sudah di firmankan oleh Allah :
“Dan Kami akan memberimu taufik kepada jalan yang mudah ,” (QS. Al a’laa:8)


Thabit bin zuhair pernah berkata:
Seseorang tidak akan gagal
Selama ia serius dalam berusaha.
Segala urusan yang sulit atau yang diremehkan
Dapat ditangani dengan baik .
Orang yang memiliki prinsip
Adalah orang yang tidak hanya menerima perintah
Namun ia punya ambisi sendiri
Dan memiliki visi yang jelas .
Itulah orang pilihan
Yang hidup bukan sebagai seorang pecundang.
Meski kesempatan telah tertutup baginya
Semangat di dalam dadanya akan tetap berkobar.

Dengan hal diatas itu maka hendaklah kita tau bahwa kita adalah harus memiliki jiwa yang kuat dalam meraih ridha Allah. Dan harus bersiap diri menjemput segala halangan dari pada menjemput awal dengan bersedih dan putus asa. Karena kita harus yakinkah kepada hati kita masing- masing bahwa setiap cobaan hanya kita yang mampu menyelesaikannya ,dan sudah diberikan kemudahan untuk kita pribadi untuk mengatasinya semua masalah yang kita hadapi ini. seperti hadist berikut ;
Daripada Imran r.a. katanya ;” saya bertanya , ya Rasulallah ! apa dasarnya kerja orang yang bekerja?”Baginda menjawab.” Setiap orang dimudahkan mengerjakan apa yang  telah diciptakan untuk itu.” ( HR Buhari )
Kita juga harus menyadari bahwa hari yang akan kita lalui bukan seperti jalan yang di buat lurus dan halus hari ini dan hari esok akan berganti , roda kehidupan akan terus berputar, rasa dihati pun akan berganti , kadangkala ceria dan kadangkala berduka. Namun percayalah bahwa hidup adalah pandangan kita sendiri yang menyatakan itu.
Jika hidup kita penuh rasa syukur tentu kita akan dapatkan kenikmatan hidup. Hidup susah itu akan hilang jika hidup penuh kesulitan itu dijadikan sebagai hari yang penuh tantangan bagi kita dan bukan sebagai cobaan yang melanda. Juga sebaliknya , manakala bahagia itu akan sirna jika kebahagian itu dijadikan bagi diri kita sebagai hal tidak menyenangkan diri kita. Hanya kita yang merasakan hidup itu indah dan tak indahnya. Namun disisi itu seharus nya lah kita berdoa kepada Allah S.W.T. untuk masa yang akan kita hadapi untuk hari esok yang lebih banyak lagi cobaan.
Firman Allah :
Katakanlah:"Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” (QS. Al baqarah:120)
Jalan kenikmatan dan kesuksesan itu dapat dari berbagai jalan lain, mungkin jalan kesuksesan itu dari jalan yang tidak kita sukai, kita hanya perlu persiapkan diri sendiri dengan tabah dan kerja keras dalam menguasai bentuk rintangan yang telah disediakan untuk kita.
Allah berfirman;
“ Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al baqarah : 216 )
Maka kita harus lebih siap lagi meniti jalan kesuksesan dengan lebih semangat lagi,untuk mengalah kan rasa didalam hati ini dan menjauhkan sifat putus asa.
Firman Allah :
“HAI ORANG – ORANG YANG BERIMAN, BERSIAP SIAGALAH KAMU DAN MAJULAH (ke medan pertempuran) berkelompok-kelompok, atau majulah bersama-sama!. (QS. AN NISA :71 )
Ingatlah kawan, bahwa keimanan kita juga sering pasang surut, namun buang lah rasa putus asa itu . Karena rasa rasa putus asa itu akan membawa kita kebinasaan kita. Sifat putus asa itu akan menutup mata kita dan mengunci mati hati kita untuk meraih kesuksesan.
Penyair menyatakan ; ( dari sebuah buku )
Meski hari silih berganti
Dengan segala kesulitan dan kemudahan
Yang ada didalamnya
Namun masih saja ada kesulitan hidup
Yang keras dan sulit untuk di taklukan
Hingga hidup ini terasa hina
Dan tidak juga dijadikan indah di buatanya.
Namun, tetap saja kami jalani segalanya
Dengan jiwa yang tenang.
Kami mampu menanggung kehidupan yang berat yang sulit untuk dipikul.
Untunglah saja kami masih memiliki
Jiwa yang mampu bersabar
Hingga tujuan hidup yang dapat di wujudkan
Meski banyak orang yang tidak berdaya menghadapinya
( sebuah buku terkenal  internasional  )

Firman Allah ;
Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (ni'mat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih. (9) Dan jika Kami rasakan kepadanya kebahagiaan sesudah bencana yang menimpanya niscaya dia akan berkata: "Telah hilang bencana-bencana itu daripadaku"; sesungguhnya dia sangat gembira lagi bangga, (10) Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal shaleh; mereka itu peroleh ampunan dan pahala yang besar. (QS. Huud : 9-11 )

So….. majulah ….. jemputlah kesuksesan itu dengan pasti …
Karena kesuksesan itu adalah milik anda sendiri.
Buanglah rasa putus asa itu sejauh mungki n.
 ( amin ya rabb )

Jika dia mengalami kesenangan, dia bersyukur maka itu menjadi baik baginya dan jika dia terkena kesedihan, dia bersabar maka itu juga baik baginya.' (HR. Muslim)

No comments:

Post a Comment